The holyCrab Ritual Pengorbanan Suci Kepiting Louisiana!

¤ 

Ritual tidak selalu mengorbankan seorang gadis atau perawan suci nan cantik jelita. Di Indonesia, kadang ada ritual yang mengorbankan seekor kambing atau kerbau. Demikian pula di pedesaan Louisiana, amrik. Disana, ada ritual khas dengan pengorbanan suci seekor kepiting yang dilakukan secara khusus! 
¤ 
Saat ini tidak hanya di Louisiana, di jakarta, bila ada permintaan dari klien, praktek ritual ini biasa dilakukan di sebuah resto eksklusif berdinding putih di jalan Gunawarman Keb. Baru. Sebut saja Albert Wijaya, seorang anak muda yang terbilang verycute berusia pertengahan 20_an. Ia pemilik resto berdinding putih tersebut, sekaligus juga merangkap kepala peramu ritual pengorbanan kepiting suci. Bagi klien tertentu, tanpa melalui tangan dingin anak muda ini, ritual pengorbanan seekor kepiting suci LiveKingCrab dari Lousiana seberat nyaris 3 Kg dimana perKgnya dipatok Rp. 1,5 juta,- mustahil akan terasa maksimal. 
¤ 

Karena biayanya mahal, tidak semua klien menghendaki ritual pengorbanan kepiting suci dari Lousiana. Kebanyakan meminta ritual cukup dilakukan dengan pengorbanan kepiting atau udang lokal saja. Memenuhi permintaan demikian, Albert menyiapkan dua jenis biota air kelas lokal yang setidak-tidaknya cukup layak untuk dikorbankan. Pertama, persembahan BlueCrab, biasa didapatkan di perairan laut Indonesia. Kedua, River Prawn dari sungai pedalaman Kalimantan dan Sumatera.
¤ 

Sebagai negara yang memiliki garis pantasi sepanjang 8.1000 Km, habitat rajungan tersebar merata di Indonesia. Rajungan hidup pada pantai bersubstrat pasir, pasir berlumpur dan di pulau berkarang. Mulai kedalaman 1 meter sampai kedalaman 65 meter laut. Berdasar pustaka Universitas Padjajaran (1998), nilai gizi BlueCrab atau Rajungan pada bagian tubuhnya yang dapat dimakan (edible portion) mengandung protein 65,72%; mineral 7,5%; dan lemak 0,88%.
¤ 
Sedangkan RiverPrawn atau Udang Galah air tawar, Nilai proteinnya dikategorikan ‘complete protein’ karena kadar asam amino yang tinggi, berprofil lengkap dan sekitar 85-95% mudah dicerna oleh tubuh. 100 gram udang mentah mengandung 20,3 gram protein atau cukup untuk memenuhi keperluan protein harian sebanyak 41%.
¤ 

Sebagaimana layaknya pengorbanan seorang perawan suci, melalui proses penyucian dan pembersihan diri terlebih dahulu. LiveKingCrab Lousiana, BlueCrab maupun RiverPrawn, kesemuanya perlu dipermandikan atau dicuci bersih. Albert juga menyiapkan wewangian dari aneka rempah bumi Indonesia. Setelah semuanya siap, maka proses pengorbanan BlueCrab atau RiverPrawn akan disempurnakan dengan baluran bumbu penyedap asli Bali. Bumbu Genep dan Sambal Matah yang terkenal kelezatannya semancanegara! 
¤ 

Selain itu, Albert juga menyiapkan ritual baru sebagai pilihan servis untuk para pemuja, dengan biaya mahar berkisar Rp. 55.000,- s.d. Rp. 145.000,-. Sebut saja ; 
  • Ritual Rolls, semacam seremony sandwich udang atau kepiting yang dikorbankan dengan baluran soup dan cajun fries 
  • Ritual Mixed Seafood Dirty Rice, persembahan nasi dengan potongan hati ayam berikut campuran biota air tawar/laut 
  • Ritual Jambalaya Sesajen ala petani Louisiana dimana nasi, aneka biota air, sayur dan berbagai rempah dikombinasikan dengan Bumbu Genep dan Sambal Matah 
  • Ritual Creole Rice Ritual sederhana cukup dengan mempersembahkan nasi udang atau kepiting dibalur cajun sauce  
  • Ritual Crab Cake Burger Upacara persembahan burger kepiting berbalur cajun sauce dan cajun fries
  • Crispy Fish Burger Ritual khusus persembahan ikan dori berbalut burger dalam baluran cajun sauce dan cajun fries 
¤ 

The HolyCrab dengan pemandu ritual tertinggi Albert Wijaya, merupakan anak usaha sebuah group terkemuka Ersons Food yang menaungi merchan-merchan kuliner terkemuka lain seperti, The HolyCrabShack dan HolySmoke. The HolyCrab sendiri kini memiliki dua lokasi merchan, yakni : 
  • The HolyCrab Gunawarman Jakarta 
  • The HolyCrab Petitinget Bali (peraih best seafood resto dari best now bali 2015) 
¤ 

Ditemui usai melaksanakan ritual memasak seporsi menu sajian pesanan dari seorang pelanggan, Albert menyatakan, "Semua produk menu olahan The HolyCrab memang sengaja dikorbankan untuk memanjakan lidah. Bersantap di The HolyCrab pengunjung bisa merasa aman, nyaman dan betah karena berada di tempat dan rasa yang sesuai selera!"
¤
*******